Lingkar Dakwah

Masya Allah, LIDMI Mamuju Rintis Pembinaan Ratusan Pemuda dengan Cara Ini

MAMUJU – Jika kebanyakan anak muda menghabiskan malam minggunya bersama kekasih hati dan teman sejawat, bercengkerama di mal-mall atau di taman-taman yang bernuansa ‘romantis’, maka berbeda dengan apa yang dilakukan oleh sejumlah pemuda di Mamuju ini.

Ditengah guyuran hujan deras, Ahad (8/12/2018) bertempat di salah satu Warung Kopi di bilangan Jalan Jenderal Sudirman Kota Mamuju, Sulawesi Barat, sejumlah remaja masjid yang tergabung dalam komunitas Sahabat Hidayah bekerjasama dengan Pimpinan Daerah Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (PD Lidmi) Mamuju dan Forum Ukhuwah Pemuda Islam (FUMI) Mamuju  menghabiskan malam minggunya dalam kegiatan Ngobrol Perkara Iman (NGOPI).

NGOPI jilid yang pertama ini mengangkat tema “Agar Hijrah Lebih Berkualitas” dengan mengundang seorang pemerhati remaja, Ustadz Muhammad Yamin Saleh sebagai pemateri.

Dalam materinya, ia menyampaikan bahwa kebaikan itu akan menular sebagaimana keburukan yang bisa menulari siapa saja.

“Sehingga memiliki banyak teman yang baik akan menjadi sebab bagi kita ikut melakukan banyak kebaikan,” tuturnya.

Ia berharap dengan adanya kegiatan ini, para pemuda bisa kembali dekat dengan Allah taala dan Alquran.

“Alquran itu berefek kepada jiwa, saya tidak mau ada dari generasi Islam saat ini yang tidak bisa mengaji,” jelas lulusan Pondok Pesantren IMMIM Makassar ini.

Terakhir dia berpesan agar jangan sekali-kali melupakan doa.

“Perkara hidayah itu tidak bisa dipaksakan, kita hanya menyampaikan, Allah yang menentukan. Jadi jangan lupa berdoa,” tutupnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan remaja dan pemuda.

Menurut Muhammad Ali, Ketua PD Lidmi Mamuju, setelah kegiatan ini, pihaknya akan membentuk komunitas belajar Alquran intensif.

“Karena masih banyak yang tidak tahu mengaji, maka kita bentuk semacam kelompok belajar, Insya Allah akan ada dua puluh pertemuan rutin, semoga bisa berhasil,” paparnya.

Selain kelompok belajar Alquran lanjut Ali, PD Lidmi Mamuju juga akan mengadakan program pembinaan keislaman yang rutin diadakan setiap pekan.

“Agar tauhid dan iman mereka bisa membaik, maka kita agendakan ini juga. Harapannya semoga bisa banyak lagi anak muda yang mau berhijrah,” tutupnya. [*ZTD]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *