Lingkar Dakwah

Tutup Rihlah KEJAT IT, LIDMI Makassar Gelar Bakti Lingkungan

GOWA – Pengurus Daerah Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (PD LIDMI) Makassar menggelar Rihlah Akbar Kelompok Belajar Informasi dan Teknlogi (KEJAR IT) dengan tema “Rajut Ukhuwah untuk Dakwah yang Paripurna di Abad Informasi dan Teknlologi” di Desa Pao, kec. Tombolopao, Kab. Gowa, pada Sabtu (6/1) hingga Ahad (7/1).

Rihlah ini terdiri atas dua agenda, antara lain kegiatan mabit (malam bina iman dan takwa) yang di gelar di masjid Baiturrahim Desa Pao, dan kegiatan outbond di air terjun Bantimurung Gallang pada desa yang sama.

Muhammad Luthfi selaku ketua panitia mengatakan, rihlah ini ditujukan kepada seluruh peserta KEJAR IT yang telah mengikuti serangkaian episode sebelumnya. Pada rihlah kali ini, seluruh peserta, lanjut Luthfi, akan diberikan materi tambahan seputar dunia IT agar wawasannya berkembang.

“Kami adakah spesialisasi keahlian untuk fase KEJAR IT fase Intermediate, karena sebelumnya kan baru fase basic. Pada fase Intermediate nanti mereka akan difokuskan pada satu keahlian saja, yakni ada yang fokus mengikuti pelatihan desain grafis, ada yang fokus ke editing video dan yang lain ke pengembangan website,” terangnya.

Pengeratan silaturahmi, tambah Luthfi, adalah hal yang sangat ditekankan pada kegiatan ini, agar seluruh peserta yang berasal dari kampus berbeda bisa saling mengenal dan akan mudah bekerja sama kedepannya.

Sebagaimana dijelaskan oleh Rustam Hafid selaku kordinator lapangan. Menurutnya, kegiatan dibuka dengan sesi perkenalan antar seluruh peserta, dilanjutkan dengan penjelasan konsep pelatihan fase Intermediate yang diikuti dengan pembagian spesialisasi pelatihan, dan ditutup dengan materi tambahan.

“Agenda puncaknya yakni rihlah dan outbond yang digelar di air terjun Bantimurung Galang yang berlokasi tidak jauh dari masjid. Disana para peserta diajak untuk mengikuti serangkaian permainan kelompok, diikuti dengan menikmati bersama segarnya air sungai dan indahnya guyuran air terjun,” ujarnya.

Kegiatan outbond, tambah Hafid, ditutup dengan bakti lingkungan dalam bentuk kerja bakti membersihkan lokasi air terjun, bersama perangkat desa dan Bintara Pembina Desa (BABINSA) desa Pao. (*rh)

Bersih-bersih lingkungan
Lokasi pemandian yang menjadi titik Rihlah
Dari kiri ke kanan, Muh Yusuf (Ketua Humas LIDMI Makassar), Muhammad Luthfi (Ketua Panitia), Hamri Muin (Ketua PD LIDMI Makassar), Kepala Desa Pao, dan Bintara Pembina Desa (BABINSA).
Foto bersama setelah bakti lingkungan
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *